Sabtu, 10 Maret 2018

SATU TITIK KEMENANGAN

Aroma sepi menggelayuti
Seakan tercium sampai di ulu hati
Sepi......sepi.......kosong bagaikan tanpa isi
Semua hilang termakan pedih lirih di telan sunyi

Duhai hati yang meronta
Pada siapa engkau akan bertanya
Semua akan terjawab sudah
Jikalau saksi tak bisa membantah

Duhai mata tebelalak tapi buta
Tak tahu apa arti goresan warna
Semua seakan hitam tak punya makna
Hanya penilaian diri satu saja

Duhai usia yang semakin senja
Tiadakah engkau semakin matang untuk bertanya
Bertanya tentang makna hidup sebenarnya
Menuju langkah menghadap-Nya

Kalaulah angin berhembus pelan
Carilah jalan yang teraman
Langkah awal sangat menentukan
Menuju satu titik kemenangan

Tidak ada komentar: