Kamis, 29 April 2010

SANDARAN

Hati Tertikam belati tajam
onak dan duri menembus hati
kerikil tajam menghadang
kata indah jadi fitnah
wajah merona muram durja
akankah kita berhenti berjalan ?
karna halang rintang menghadang
akankah kaki berhenti melangkah
karna ketika kaki melepuh
duhai kehidupan yang penuh berkah
sampai disini sajakah aku melangkah
tiadakah sambutan masa depan nan indah
sementara dijalan-jalan kian banyak orang berjuang
tanpa peduli aral melintang
walau rasa malu ada di muka
hilang diri dan raga
kan tapi iman didada sentiasa di jaga
duhai hidup yang punya makna
seribu kata hilang sirna
kalau lidah tak bisa dipercaya
Muhammad s.a.w medapat gelar al amin
karna dia memegang amanah
walau yahudi maupun nasrani yang menitipkannya
Muhammad s.a.w jadi suritauladan karna tak perna berkeluh kesah
Duhai jiwa yang diberkahi
akankah putus asa menantang dunia
sandaran sudah kita punya
tatap mata tajam bagaikan elang
sambut dekapan dunua walau beraromakan fitnah dan petaka
kan pasti Sang Pencipta tak kan pernah terlena



Senin, 12 April 2010

Asa

Pahit,getir,anyir harus kutelan
walau merasa sesak didada
menyengat di hidung
melengking di telinga
mengaburkan mata
apa mau dikata,semua itu harus kutelan dalam-dalam
rasa pahit semoga jadi obat hati yang teriris
rasa getir di lidah, jadi pelipur lara di dada
rasa anyir di hidung , jadi aroma di qolbu yang duka
ku coba tuk bertahan menghadapinya
ku coba tuk menganggap tak ada apa-apa
ku coba tuk membuang pikiran yang mudah terlena
kan tapi ku yakin Tuhan tak kan diam
seribu bahasa-seribu kata seakan tak bermakna
hanya Yang kuasa yang tahu akan segalanya
aku ingin menatap ke depan
mengerjakan apa yang bisa aku kerjakan
biarkan semua orang menganggap ku tak ada
biarkan semua orang menganggap ku tak punya arti
biarkan semua orang menganggap ku tak bermakna
kan pasti, ku ingin menorehkan tinta emas di lembaran sejarah