Senin, 26 Maret 2018

LELAH


Kadang badan, pikiran, jiwa terasa lelah menyerang secara tiba-tiba. Energi seakan habis , mata mengatuk minta istirahat, akan tetapi terpejam seakan sulit. Semua terasa berkeringat, sumpek bahasa sederhananya. Inilah motivasi saatnya bekerja. Hanya harapan untuk bertahan yang dapat menutupinya. Dalam kondisi semacam ini seakan kejenuhan datang menghampiri, untuk apa semua ini. Akan tetapi Harapan untuk berbuat baik itulah yang mengalahkan keletihan ini. Manusia tak lepas dari kekurangan, inilah sebabnya harus ada semangat yang selalu melekat dalam jiwa yang rapuh agar kuat kembali.

Ya......Manusia mempunyai sisi gelap dan terang, antara bayangan dan kenyataan, bayangan sesungguhnya adalah tidak nyata, ia adalah hasil dari pancaran cahaya yang terhalang, sedangan jatidiri itulah sebenarnya yang nyata dan cahaya itu sendiri yang nyata, akan tetapi bila intensitas cahaya terlalu terang maka akan menjadi silau melihatnya. Inilah realita manusia yang sebenarnya, ia adalah makhluk yang luar biasa untuk dapat bertahan hidup dalam kesulitan apapun, hanya takdir yang menentukan apakah ia bisa bertahan atau kandas dalam fatamorgana.

Semangat untuk senantiasa hidup berbuat sesuatu yang positif, itulah yang menjadi pemicu untuk bisa menjalani hari demi hari dengan langkah yang pasti, semua berjalan sebagimana adanya. Iringan doa melantun yang membuat suasana hati yang rapuh kuat kembali, semua tinggal menjalani, apapun yang terjadi, Tuhan sudah menggariskan, tinggal doa dan usaha yang tiada putus asa yang memberikan suasana hati segar kembali.

Ketika memasuki fase usia uzur, memang banyak hambatan dan godaan, banyak hal yang tak terduga menghampiri, pasangan hidup yang semestinya menjadi menyemangat, justru membuat sesuatu yang menyebabkan keletihan ini bertambah. Situasi yang semestinya enjoy untuk istirahat, justru menyerang sampai keulu hati. Inilah petaka kecil yang kadang bisa menghancurkan kepercayaan. Hanya bersandarkan keyakinan dan doa pada Tuhan semua bisa diselesaikan, karena Tuhan tahu apa rencana yang terbaik bagi hambanya yang lemah ini.

Secangkir kopi memang nikmat sekali, diminum pelan-pelan dengan aroma khasnya, inilah kebesan Ilahi yang tersimpan dalam secangkir kopi. 


Tidak ada komentar: