Minggu, 25 Januari 2009

Tuk Sahabat

Sahabat !
Lama nian kita baru bersua
15 tahun kita baru jumpa
Dalam arena pendidikan yang mulia
Setiap menatap wajahmu teringat masa lalu
Masa kecil saat bercanda bermain bersama
Berlari riang gembira,main petak umpet bikin ceria
Kini kita sama dewasa
Punya anak,punya keluarga
Masing-masing punya cerita
Tapi aku jadi terpana
Tatkala tahu masalah yang menerpamu
Sahabat !
Hati ini serasa teriris pilu
Melihat apa yang terjadi pada dirimu
Sakit yang menimpamu
Belum lagi bahteramu yang terterpa badai
Seakan tiada henti ombak menerjang
Tapi apa dayaku
Aku hanya fihak luar
Yang hanya bisa menatap dan berdoa
Sahabat !
Tapi aku salut dengan perjuanganmu
Dengan dua mutiara hati disampingmu
Senyum seringai yang selalu tersungging di bibirmu
Seakan menutup semua luka dihatimu
Sahabat !
Aku hanya bisa berharap
Semoga tercapai apa yang kau minta
Semoga Sang Maula mengijabahi setiap doamu yang terucap
Dalam renungan malam tiada teman
Hanya mahkluk dan Kholik.

Menunggu waktu

Senja itu pasti datang
Tiada ditunggu,tiada dijemput
Waktu selalu mengiringi
Tiada henti,tiada kembali
Masa lalu sebagai guru
Tuk menapaki hari depan
Umur seseorang siapa tahu
Hari ini ada
Besoknya hilang
Tiada pandang tua atau muda
Penantian tinggal menunggu waktu
Siapa yang dulu,siapa yang menunggu
Kita hidup di depan pintu
Tuk memasuki harapan baru
Memasuki gerbang keabadian
Di situ tiada anda atau siapa
Yang ada amal ibadah
Siapa yang berbuat,dia yang menuai
Jerih payah pasti ada balasannya

Sabtu, 03 Januari 2009

MUHARROM

Fajar Muharrom Telah menyingsing
Tragedi Putra sang Fajar akan Menbuka cakrawala
Duka Sang hati terpancar lewat mata
Dimana Putra sang Sahid bersimbah darah
Kepala dipenggal,saudara di hina
Tiada beradab ataupun mermartabat
Hilang muka,hilang akal,hilang semua yang ada
Manusia durjana mengambil sang pemuda surga
Hanya demi kenikmatan dunia

Di Padang Karbala telah bersimbah darah
Darah suci sang suhada
Dari keluarga suci sang Nabi
Putra kekasih Fatimah az Zahra
Ali bin abi Tholib adalah ayahandanya
Siapakah yang tak kenal akan dirinya
Manusia suci pilihan ilahi