Kami mencoba posting yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan sastra terutama cerpen,novel,puisi dan lainya.
Senin, 21 Januari 2013
Minggu, 20 Januari 2013
Rabu, 12 Desember 2012
Jalan-Jalan dengan Mimi
Malam hari setelah sholat isya' pada tanggal 8 Desember 2012 Mimi minta jalan-jalan keliling Surabaya, kemudian mejeng di depan Taman Surya Surabaya di dekat patung Jendral Sudirman. Malam itu tersa segar karena jalan-jaan ramai dengan lalu lalang pengguna jalan. Surabaya memang membawa pesona dengan banyaknya taman yang ada. Para warga Surabaya memanfaatkan taman tersebut untuk bersantai setelah siang hari bekerja.
Senin, 10 Desember 2012
SDN BULAK BANTENG I - 263 SBY: JUARA I LOMBA CERDAS CERMAT BERKARAKTER SEKECAMATAN KENJERAN
SDN BULAK BANTENG I - 263 SBY: JUARA I LOMBA CERDAS CERMAT BERKARAKTER SEKECAMATAN KENJERAN
BERTEMU TEMAN SMP DI ACARA SOSIALISASI PENDIDIKAN INKLUSI
Bertemu dengan Bu Erlini yang sekarang mengajar di SMPN 44 Surabaya.
bertemu dengan bapak Heri Purwanto, dulu kepala sekolah di SDN Bulak Banteng II
Rabu, 31 Oktober 2012
KONDISI SEKOLAHKU DAN AKU
Hari ini terasa cukup panas, meskipun beberapa hari yang lalu turun hujan cukup lebat, tepat menjelang hari raya Idul Adha 1433 H. Sesudah itu cuaca menyengat, hari ini Bapak kepala sekolahku sakit cukup serius, beliau mengamar di Rumah Sakit Haji Sukolilo, aku dan teman-teman guru SDN Bulak Banteng I/263 menjengguk bersama-sama pada sore hari. menerut informasi dari keluarga beliau, beliau terserang tiper dan diabetes, akan tetapi beberapa haru kemudian beliau tambah darah beberapa kantong. Karena Kepala sekolah lagi sakit, teman-temnpun banyak yang prihatin dengan keadaan Bapak Imam.
Pada tanggal 29 Oktober 2012 pda pukul 15.00 aku beserta murid kelas VA menjengu Bapak Imam ke rumah beliau di Dukuh Pakis, kami menyewa Lyn F 2 mobil, sekalian ada titipan tanda tangan untuk pemberkasan, ternyata kondisi beliau masih lemah dan suhu badannya naik pada hari itu. Aku dan anak-anakpun tidak bisa berlama-lama supaya bapak segera dapat istirahat. Setelah aku berpesan pada Ibu Imam tentang tanda tangan berkas yang aku bawa, akupun mohon diri setelah berdoa bersama-sama dengan anak-anak supaya bapak lekas sembuh.
Bulan ini memang banyak pekerjaan yang belum terselesaikan, aku sendiri beberapa hari yang lalu setelah pulang dari Kota Batu, terserang flu. Aku sempat ke dokter Herman, akan tetapi belum juga tuntas, aku bersin-bersin, batuk disertai pusing dan makan tidak nyaman. Ya inilah manusia, banyak sekali kekurangannya.
Dengan kondisi semacam ini menjadi pelajaran bagi aku untuk selalu menjaga kesehatan sebaik-baiknya, kondisi sekolah unutk sementara ditangani oleh teman-teman, mereka juga saling membantu agar masalah sekolah dapat terselesaikan dengan baik, mau apa dikata keadaan memang menuntut demikian. inilah kerja tim untk membangun kebersamaan.
Senin, 24 September 2012
Kesunyian di Sampang
Sunyi itu merasuki tulang sumsum
ditemani temaran rembulan setengah jadi
cahyanyapun tak utuh lagi
sesekali suara binatang malam menyeruak terdengar
kan tetapi kesunyiakan itu masih terasa
malam semakin larut
pesona gemintang di langit membentuk formasi
lidah ini terasa keluh tuk berucap
hanya degupan jantung yang masih terasa
mengaliskan darah dalam pembulu
manakala kesunyian itu mersuki jiwa
hanya ada aku dan Dia
untuk saling bertegur sapa
tentang suasana hati yang sunyi
yang lama memendam tiada terperi
aku merenung tentang negeri ini
mengapa seribu masalah silih berganti
setelah kerusuhan disana-sini
kenapa harus ada teror yang semakin menjadi
anak-anak menangis dan merintih pedih
rumah-rumah terbakar
ibu-ibu terasa pilu
menanti kepastian yang tiada kunjung datang
malam semakin rayap
kesenyapan itu pecah
suara bayi menangis
sakit, pedih, karna gizi kurang terpenuhi
ditemani temaran rembulan setengah jadi
cahyanyapun tak utuh lagi
sesekali suara binatang malam menyeruak terdengar
kan tetapi kesunyiakan itu masih terasa
malam semakin larut
pesona gemintang di langit membentuk formasi
lidah ini terasa keluh tuk berucap
hanya degupan jantung yang masih terasa
mengaliskan darah dalam pembulu
manakala kesunyian itu mersuki jiwa
hanya ada aku dan Dia
untuk saling bertegur sapa
tentang suasana hati yang sunyi
yang lama memendam tiada terperi
aku merenung tentang negeri ini
mengapa seribu masalah silih berganti
setelah kerusuhan disana-sini
kenapa harus ada teror yang semakin menjadi
anak-anak menangis dan merintih pedih
rumah-rumah terbakar
ibu-ibu terasa pilu
menanti kepastian yang tiada kunjung datang
malam semakin rayap
kesenyapan itu pecah
suara bayi menangis
sakit, pedih, karna gizi kurang terpenuhi
Langganan:
Postingan (Atom)
KELAS 4A DIMASA PANDEMI
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
DERAI PROBLEMATIKA HIDUP HIDUP TERUS MENGALIR BAK AIR DERAS TIADA TERBENDUNG SEANDAINYA BAGAIKAN ANGIN SEMILIR BETAPA SYAHDUNYA HIDUP DI AT...
-
Tugas Mata Kuliah : Kajian Sastra Dosen Pengampu : Heru Subrata Jenis Tugas : Analisis Karya Sastra ( Puisi ) Nama Mahasiswa ...






