Kamis, 21 Juni 2012

NYANYIAN SUNYI

Nyanyian sunyi itu terdengar lagi.
rumpun bambu yang biasanya berdesah, kini ia sunyi.
angin yang biasanya menndayupun kini berhenti
ia tak mau tuk bersua lagi
ia merajuk, kerana merasa dikhianati
ia tak menyadari apa yang sebenarnya terjadi
gesekan yang biasanya minimbulkan bunyi
kini seakan tak terjadi
relung sepi kini mengelayuti
kini rumpun bambupun tak menunjukkan jati diri
hampa, sunyi, sekan 4 tahun tak punya arti
lima sahabat yang biasa bercanda bersama kini tak punya makna
semua cerita berlalu begitu saja
kosong, bak nilai tak bercerita
senyum itu telah hilang
tawa itu tak terdengar
saling menjaga jarak nampak teronggok di pelupuk mata
inikah arti orkestra yang telang disenandungkan bersama selama 4 tahun bersama
hilang oleh letupan kicil bunyi yang tak harmoni
mana torehan sejarah yang akan dilukiskan
mana nada-nada indah yang pernah dilantunkan
mana kebersamaan ketika di meja makan atau di bangku pembelajaran
mana seremoni kebersamaan yang biasa disakralkan
kini setalah empat tahun berlalu, dan bunyi gong akan bertalu
menjadi sunyi,sepi, seakan semua tak terjadi
kalau ini sebuah orkresta sejenak, kenapa dulu dimainkan
kalau ini sekedar drama yang dipentaskan, kenapa tragedi yang ditampilkan
ini moral atau sekedar bayangan.
ini masalah nurani tuk saling mengerti, memahami bahwa insan ini tak sempurna
beribu nada maaf telah terucap
kan tapi tak berbalas
hilang bak ditelan sunyi


Jumat, 08 Juni 2012

YUDISIUM ANGKATAN II 2011-2012

Hari Jumat, 8 Juni 2012 pukul 13.00 WIB di ruang auditorium UNESA sekitar 302 mahasiswa PGSD  mengikuti acara yudisium. Dari peserta yang berjumlah 302 orang tesebut hanya 1 mahasiswa yang terpilih sebagai mahasiswa berprestasi yaitu saudari Siti Romlah dari PGSD angkatan 2008 dengan IP. 3,76.

Acara itupun berlangsung cukup meriah ketika Bapak Dekan memberikan sambutan dan memberi motivasi bagi para yudisiawan dan yudisiawati untuk dapat berkripah di masyarakat kelak. Beliau memberi arahan bahawa jaket almamater dapat dilepas, akan tetapi almamater dari lembaga akademik yang telah disandangnya tidak dapat dilepas, oleh karena itu sebagai alumni UNESA hendaknya para alumni dapat menjaga nama baik almamater dan dapat mengembangkan semua ilmu yang telah didapat selama ini.

Sebagai insan-insan yang telah digembleng dan dibekali dengan ilmu kependidikan, hendaknya para alumni lebih berkiprah di dunia mendidikan sesuai dengan profesinya masing-masing. Karena tantangan kedepan untuk dunia pendidikan  semakin komplek. Masyarakat menuntut adanay pendidikan yang berkualitas bagi generasi yang akan datang, untuk itulah Unesa sebagai Universitas yang menelorkan para pendidik khususnya di Surabaya harus dapat menjawab tantangan tersebut.

Pda acara tersebut ada sedikit berita duka yang disampaikan oleh skretaris kajur PGSD yang disampaikan oleh Bapak Julianto, bawah ayah dari Bapak Supriyono selaku kajur PGSD, meninggal dunia. Untuk itu para yudisium diminta berdoa untuk arwah ayah dari Bapak Supriyono, Bapak Julianto sempat menetaskan air mata karena tak tahan denga kesedihan tersebut.

Selesai acarapun teman-teman melampiaskan kegembiraanya dengan saling bersalaman dan berfoto bersama.

Kamis, 17 Mei 2012

Dukaku

Pada tanggal 14 Mei 2012 pukul 14.35 aku menerima telpon dari istriku, aku kurang jelas suaranya, aku minta untuk sms aja, setelah aku buka sms itu, apa yang aku baca diluar perkiraanku semula. Ibuku telah pulang menghadap Allah S.W.T. Ini diluar perkiraanku, aku punya rencana untuk mohon doa restunya ketika aku akan meenghadapi ujian skripsi pada tanggal 16 Mei 2012 hari Rabu, akan tetapi sebelum niat itu terlaksana, ibuku sudah berpulang ke hadirat Allah SWT. aku lunglai, lemas, tak punya daya, tapi mau apa dikata, ini sudah kehendak-Nya. Hari Senin Pon tanggal 12 Jumadil Akhir 1433 H. Ibuku telah menghadap Allah SWT.

Ini dukaku, apa mau dikata, ini sudah kehendak-Nya, banyak hal yang belum dapat aku lakukan untuk membalas semua kasih dan sayang dari ibunda. banyak kesalahan yang aku lakukan pad bundaku. Kini aku tak bisa berkata apa-apa, lemas rasanya lidah ini berucap, lunglai tulang ini untuk bergerak, lemah akal ini untuk berfikir.

Aku senyap dalam dukaku, aku telan sendiri dukaku, aku rengkuh semua harapan yang ingin kupersembahkan pada bundaku, kini rencana tinggal rencana, kuasa Ilahi yang menentukanya.

Pada hari Selasa, 15 Mei 2012 bundaku dimakamkan di pemakaman umum Wonokusumo, dengan diringin para pelayat dan handai tolan. Pukul 11.00 jenasah bunda sampai di pemakama, dengan iringi doa, jenasah bunda masuk keliang lahat, aku tak bisa apa-apa, hanya doa yang terucap.

"Ya Allah, kini telah Engkau panggil bundaku, orang yang melahirkanku, orang yang merawatku semenjak kecil tanpa meminta imbalan, yang yang menangis dikala aku sakit, orang yang pertama peduli ketika aku menglami masalah, orang yang menyuapi aku makan ketika aku kecil, orang yang membersihkan kotoranku ketika aku melum mampu membersihkanya, kini ia telah engkau panggil, Ya Allah, ampunilah dosa-dosa dan kesalahan dari bundaku, tempatkanlah bundaku disisi-Mu dengan rahmad dan kasih sayang-Mu, hanya denga kasih dan rahmad-Mu semuanya ini dapat terjadi."

Jumat, 06 April 2012

Duka Rakyat Jelata

Ini duka rakyat jelata
ketika mendengar berita duka
meninggalnya hati nurani sang penguasa
tuk menaikkan harga BBM yang di cinta

keluh kesah dimana-mana
tapi telingga penguasa tak mendengar teriakan rakyat jelata
kan tapi ketika para mahasiswa berunjuk rasa
sidang DPRpun menjadi riuh redah oleh teriakan yang membabi buta

kini semua harga sudah terlanjur dinaikkan
sulit untuk dikembalikan
walau harga BBM tak jadi beranjak dari harga semula
rakyat jelatapun jadi kelimpungan

kini tinggalah sisa duka yang menyesak dalam dada
bergemuruh bak gunung semeru disebelah timur sana
kan tapi harus marah pada siapa
karena sudah dua periode memilih si dia

Kamis, 05 April 2012

Lagi Serius Mengamati Hasil Ujian

Bu Arni, Bu Sugiarti dan Bu Dwi lagi serius mengamati hasil ujian setalah mengikuti UAS, tapi apa dapat nilai yang memuaskan yaaaaaaaa............. Lihat tuh Bu Arni sampai memelototi halaman yang di buka oleh Bu Sugiarti yang dibantu oleh Bu Dwi. Mudah-mudahan lulus semua.

Mejeng Bareng Ibu-Ibu Kelas A Pemkot Di UNESA

Ya begilah kalau perkuliahan lagi kosong, santai dengan ibu-ibu yang sambil menunggu info dari para dosen. Tapi sayangnya aku hanya sendirian teman dari bapak-bapak tidak ada yang nongol.

Belajar Jadi Pedagang Kaki Lima

Bu Dwi Asmara Suryani pakai baju merah dan Bu Ellys Maretnowati dari Kelas A Pemkot mengikuti Bazar dalam rangka Dies Natalis PGSD Unesa tahun 2012. Beliau sedang memajang aneka tas wanita. Ya beginilah mencoba menjadi pedagang kecil-kecilan demi memenuhi tugas Kewiraushaan dari Bapak Dosen. Yaaaa............. belajar nampang gitu. Lumayan dapat keuntungan kalau laku.

KELAS 4A DIMASA PANDEMI

Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...