Kami mencoba posting yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan sastra terutama cerpen,novel,puisi dan lainya.
Sabtu, 06 Agustus 2011
Malam beranjak ke malam delapan
Bulan Romadhon ini penuh dengan arti
Setangkup perjuangan untuk bekal nanti
Mengais pintu maaf dari Sang Ilahi
Berbalas ribuan berkah dimalam seribu bulan
Malam beranjak ke malam delapan
suara panggilan selalu menjelang
kalam ilahi slalu berkumandang
syahdu menyayat hati memenuhi panggilan
ini bulan penuh dengan rohmah
siapa yang hadir akan mendapat berkah
Malam beranjak ke malam delapan
suara dari surau saling bersautan
begitu suara adzan menjelang
dahaga lepas dari tenggorokan
bahagiapun menjemput datang
Malam berabjak ke malam delapan
masih di malam sepulh yang pertama
tantangan itu pasti ada
tuk mengasah jiwa dan raga
dahaga dan lapar pasti terasa
kan tapi kesabaran pasti kan merenda
Minggu, 26 Juni 2011
Senandung Cinta
Senandung cinta meluap dari lubuk lautan yang dalam
mereguk setangkup kerinduan yang lama terceraikan
aroma wewangian merendakan sejumput selendang kasih sayang
kuteguk anggur merah itu dan aku terbuai dalam kefanaan yang sirna
duhai bayang-bayang kepalsuan jangan kau rayu aku dengan kecantikan bulan yang merona
di peraduanku telah menunggu bidadari yang menawarkan tetangkup anggur nan ranum
menyegarkan dikala panas, mengahanggatkan di kala dingin
duhai bayang-bayang kepalsuan berapa lama dikau akan bertahan
matahari mulai terbit memancarkan sinarnya
lenyaplah dikau dari pelupuk seraut wajah
duhai bayang-bayang yang kelam bergantilah dikau dengan kecemerlangan
Karna sang kebenarnya menampaknkan wajahnya
Minggu, 19 Juni 2011
Ladang Persemaian
suara canda ,tawa,tangis menghiasi warna kehidupan tiap hari
bak simponi mengalun merdu silih berganti
menebar kerinduan untuk dijalani
tanpa itu semua seakan sepi
bak belantara hutan tanpa penguni
ketika pagi menjelang dengan rona jingga mentari diufuk timur
roda kehidupan di ulang lagi
dentang lonceng tanda untuk dimulai
untaian kata gayung bersambut menuai hikmah
menebarkan seberkas ilmu tuk membuka cakrawala
dunia apa pada genggamanmu
nilai-nilai kehidupan mulai dicurahkan
bak menyemai benih-benih di ladang yang mempesona
wajah-wajah ceria mengoda dengan kepolosannya
tangan usilpun kadang mewarnainya
antar teman kadang saling mggoda
itulah simponi pembelajaran yang ada
tuk menumbuhkan kognisi, psyikomor, atau afektif yang ada
saling mengasah di arena yang ada
di lembaga tercinta
sekolah namanya
ketika waktu terus berjalan tanpa hitungan
seakan hari-hari yang sangat menyenangkan
antar teman saling berargumen
mencari kata kesepahaman
inilah sebuah pelajaran tuk saling menghargai
di lembaga tercinta ini
semua benih kebajikan disemaikan
dipupuk dan dikembangkan
kantapi akan menjadi sirna dan hilang
tatkala ada malpratek pendidikan
oh.... semua jadi tak bermana
bak panas setahun hilang karna hujan sehari
duhai awan-awan yang diatas sana
janganlah terjadi itu semua
hancur berkeping dikalang tanah
tak bertuan dimakan durja
canda dan tawa ceria anak-anak hanya akan membawa duka
Kerinduan
Kerinduan itu ada tatkala sendiri
Kerinduan itu menghampiri tat kala sepi
Kerinduan itu ada ketika ia tiada
Kerinduan itu menemani dalam sunyi
Kerinduan itu bagaikan bayang-bayang yang menyertai
Kerinduan itu ada tat kala rasa cinta mulai bersemi
Kerinduan itu ada bersama orang-orang yang terkasih
Keinduan itu ada tatkala jantung berdetak menginginkan kebersamaan
Kerinduan itu ada tatkala masa lalu membayang
Kerinduan itu ada bersama jiwa yang melayang
Kerinduan itu ada oleh dekatnya keinginan
Kerinduan itu aroma yang dapat menyejukkan hati
Kerinduan itu pelepas rasa yang tiada tara
Kerinduan itu rasa yang dapat membangkitkan harapan
Keinduan itu jiwa yang dapat membangunkan semangkat kemajuan
Kerinduan itu akan mencekam tak kala tak kesampaian
Kerinduan itu cahaya yang membawa pesona
Kerinduan itu indah bersama para pecinta
Kerinduan itu hadir untuk membangun cita-cita
Kerinduan itu selalu ada bersama orang-orang yang pernah bersama
Kerinduan itu sesuatu yang tak lepas dari orang-ornag yang punya hati,nurani, perasaan, dan cinta
Senin, 30 Mei 2011
Kerinduan itu ada
Kerinduan itu ada tankala sendiri
Kerinduan itu menghampiri tat kala sepi
Kerinduan itu ada ketika ia tiada
Kerinduan itu menemani dalam sunyi
Kerinduan itu bagaikan bayang-bayang yang menyertai
Kerinduan itu ada tat kala rasa cinta mulai bersemi
Kerinduan itu ada bersama orang-orang yang terkasih
Keinduan itu ada tatkala jantung berdetak menginginkan kebersamaan
Kerinduan itu ada tatkala masa lalu membayang
Kerinduan itu ada bersama jiwa yang melayang
Kerinduan itu ada oleh dekatnya keinginan
Kerinduan itu aroma yang dapat menyejukkan hati
Kerinduan itu pelepas rasa yang tiada tara
Kerinduan itu rasa yang dapat membangkitkan harapan
Keinduan itu jiwa yang dapat membangunkan semangkat kemajuan
Kerinduan itu akan mencekam tak kala tak kesampaian
Kerinduan itu cahaya yang membawa pesona
Kerinduan itu indah bersama para pecinta
Kerinduan itu hadir untuk membangun cita-cita
Kerinduan itu selalu ada bersama orang-orang yang pernah bersama
Kerinduan itu sesuatu yang tak lepas dari orang-ornag yang punya hati,nurani, perasaan, dan cinta
Rabu, 11 Mei 2011
Perasaan Seorang Guru
Aku jadi guru karena panggilan hati ataukah materi
Ilmu yang mengalir dari sanubari ataukah dari jual beli
Tat kala gelar sudah kusandang
Adakah tanggungjawab di pundak kian menantang
Amanat Undang-undang bisakah kutelan
Tuk mencerdaskan anak bangsa di seluruh nusantara
Sementara di daerah pedalaman banyak yang tidak bisa membaca
lebih-lebih menulis dengan pena
Aku mengajar karena panggilan hati ataukah karena materi
Tat kala tuntutan birokrasi menyeruak dan memaksa
Administrasi ini dan itu harus jadi dalam seketika
Sementara hakekat pendidikan kian menjadi sirna
Adakah beban moral yang kian hilang
tatkala sanubari sudah dapat dibeli
Dana pendidikan kian mengalir bak air
Semakin meningkatkah mutu pendidikan dan pengajaran ataukah semakin hilang
Visi kedepan hanya lulus seratus persen tanpa memberi bekal ketrampilan
Kejujuran sudah tergadaikan oleh target semu semata ataukah menjadi nyata
Duhai ladang menhijau yang kian hilang
Domba-domba kian menjadi liar
Oleh sang gembala yang berhati lapang
Dimanakah hati gembala tuk mengarahkan domba-domba yang lapar
Lapar akan pengetahuan dan moral
Aku mengajar karena panggilan hati ataukah materi
Tatkala buaian dana bos ada dipelupuk mata
Mestimya pendidkan kian menjadi nyata
Karena dana sudah tersedia
Tidak seperti di pedalam sana
yang serba terbatas oleh sarana dan prasarana
Gurupun hanya satu ataupun dua
tertantangkah hati tak kala kebodohan menyelimuti anak negeri
Merasa bersaudarakah kita tat kala anak-anak usia sekolah ada di jalan raya tuk meminta-minta
Merasa bersaudarakah kita tat kala anak Papua atau Bima tak bisa membaca
Merasa bersaudarakah kita tat kala anak-anak gadis usia sekolah tergaidaikan kegadisannya
Ohhhh.......... hati apa yang ada tat kala aku mengajar mereka
Ohhhh.......... sanubari apa yang mengalir tak kala ilmu sampai pada mereka
Ohhhh...........keringat yang mengalir berartikah kini
Ohhhh........... aku mengajar dan mendidik dengan hati ataukah karena materi
Senin, 02 Mei 2011
Senandung Kemerdekaan
Warna lembayung itu menawan hati
Tatkala hati terperikan, sedandung serunai menyejukkan hati
Serumpun bambupun ikut bergoyang oleh belaian sang bayu
Lembut penuh kasih dan sayang
Onak dan duripun tak terasa
Walau galau selalu mendera
Burung pipit terbang bebas tiada batas
Mencari belaian sang awan yang mempesona
Walau kemerdekaan itu mahal harganya
Banyak yang mencari walau nyawa taruhannya
Tak terperikan beribu-ribu nyawa bertaburan tuk meraihnya
Duhai ilalang yang bergoyang
Tiada hambatan tuk melakukannya
Bak merpati yang terbang bebas berkelana
Gemericik sungai mengalir lembut
Membawa ikan-ikan bebas berenang
tiada takut ataupun kalut
Oleh halang rintang yang terbentang
Kemerdekaan serasa indah bak cahya kemilau di ufuk timur
Membawa kedamaian sampai menjelang senja
Warna violet bergelajut disudut langit diujung barat
Menawarkan keindahan yang tiada dapat tergantikan
Nyanyian camar di tepi pantai
Menambah syahdunya kehidupan
KELAS 4A DIMASA PANDEMI
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
DERAI PROBLEMATIKA HIDUP HIDUP TERUS MENGALIR BAK AIR DERAS TIADA TERBENDUNG SEANDAINYA BAGAIKAN ANGIN SEMILIR BETAPA SYAHDUNYA HIDUP DI AT...
-
Tanggal 3 Januari 2016 hari Minggu kegiatan diisi dengan mengantar anak ke 3 kembali ke Pondok Pesantren Mambaus Sholihin des...