Kami mencoba posting yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan sastra terutama cerpen,novel,puisi dan lainya.
Kamis, 21 Juli 2016
SANTAI SEJENAK DI WADUK KARANG KATES
Pada musim liburan tahun 2016 setelah jalan-jalan di Malang, esok harinya perjalannaya di lanjutkan ke Blitar, setelah pulang dari Blitar kami lewat waduk Karang Kates yang terletak di daerah perbatasan antara Biltar dan Malang. Ditempat tersebut suasanaya sangat indah dan sejuk sehingga banyak disinggahi oleh para pelancong lokal yang bersantai sejenak menikmati pemandangan di sana, termasuk kami berdua. Dengan latar belakang waduk yang luas, suasana yang tenang, menjadi daya tarik tersendiri bagi para peloncong.
SEBUAH TANGGUNG JAWAB
Manusia tidak lepas dari sebuah tanggung jawab, disinilah proses kehidupan dimulai. Ketka manusia dilahirkan, orang tua yang melahirkan sudah mempunyai tanggung jawab untuk mendidik dan mengasuhnya sampai ia tumbuh dewasa, ketika manusia itu dewasa permasalahan yang dihadapi semankin komplek janggung jawab yang diembannya. Ia harus dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi, ini adalah sebuah tanggungjawab kepada diri sendiri, belum lagi tanggung jawab kepada orang tua yang telah mendidiknya, ini juga fakta yag harus dihadapi, dan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, ini juga punya tanggung jawab yang harus dilaksanakan.
Dari semua permasalahan di atas yang paling mendasar supaya manusia sadar akan rasa kemanusiaanya adalah harus ada keterkaitan antara manusia dengan sang penciptanya, sehingga hubungan ini menjadi tali yang erat apabila ada tekanan batin yang berkaitan dari tanggung jawab ini dapat diselesaikan, karena Tuhan sendiri telah berfirman dalam kitabnya bahwa manusia tidak akan dibebani dengan tanggung jawab yang melebihi kadarnya, hal itu termatub dalam Al Quran surat Albaqoroh ayat terakhir yaitu ayat 286: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau
bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami
apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan
rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang
kafir"
Bertitik tolak dari ayat di atas maka sebenarnya manusia didisain untuk melaksankan tugas sesuai dengan kadarnya masing-masing, cuma didalam ayat tersebut dinyatakan pula sebuah pilihan yaitu berbuat baik atau berbuat jahat, artinya kalau manusia berbuat baik makan akan mendapat kebaikkan dan mendapat siksa bila berbuat kejahatan. Inilah konteks yang harus betul-betul difahami oleh manusia siapan itu, baik yang percaya adanya Tuhan atau yang tidak percaya adanya Tuhan, karena hal ini berkaitan dengan sifat manuisa kan rasa kemanusiaannya itu.
Tanggungjawab, sebuah kata yang selalu melekat pada diri seseorang yang sadar akan kemanusiaanya
Minggu, 17 Januari 2016
MALAM HARI DI ALUN-ALUN BATU
Ternyata Kota Batu, merupakan kota yang tidak pernah tidur, hal ini kami buktikan dengan mengunjungi Kota Batu tersebut, kami mampir di alun-alun pukul 01.00 WIB, Di aluun-alun tersebut masih ramai dikunjugi oleh para wisatawan yang meningmati dinginya kota Batu sambil makan-makan khas malang, ada ketan sambel, ceker fantastis dan aneka makanan lainnya sambil mendengarkan musik dari ujug jalan yang ditampilkan oleh para musisi Kota Batu secara langsung.
COBANRONDO
Tanggal 17 Januari 2016 bersama teman-teman panitia reuniSPGN 1 "88" mengunjungi Cobanrondo di Malang. Tempat ini sebenarnya tempat yang luar biasa, airterjunnya cukup tinggi dan indah, cuma butuh setuha khusus supaya tempat ini menjadi lebih Indah dan bersih.
Sabtu, 16 Januari 2016
PEMBUBARAN PANITIA REUNI SPGN 1'88"
n
Senin, 04 Januari 2016
MENGANTAR ANAK KEMBALI KE PONDOK
Tanggal 3 Januari 2016 hari Minggu kegiatan diisi dengan mengantar anak ke 3 kembali ke Pondok Pesantren Mambaus Sholihin desa Suci, Manyar Gersik, dengan didampingi oleh Ibunya anak-anak yang selalu setia membawakan kebutuan sang anak, Alhamdulillah meskibut bukan yang paling baik, akan tetapi si no.3 ini menunjuukan perkembangan yang positif dengan prilakunya. Mudah-mudahan menjadi anak yang sholeh, bukan hanya dunia yang dikejar tetapi ilmu dan akherat juga dicari.
Senin, 28 Desember 2015
REUNI DI RESTO MAHAMERU 26 DESEMBER 2015
Langganan:
Postingan (Atom)
KELAS 4A DIMASA PANDEMI
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
Kondisi pandemi yang hampir satu tahun ini menyebabkan pembelajaran dilakukan 100 % melalui daring. Anak-anak hanya bisa bertemu gurunya mel...
-
DERAI PROBLEMATIKA HIDUP HIDUP TERUS MENGALIR BAK AIR DERAS TIADA TERBENDUNG SEANDAINYA BAGAIKAN ANGIN SEMILIR BETAPA SYAHDUNYA HIDUP DI AT...
-
Tanggal 3 Januari 2016 hari Minggu kegiatan diisi dengan mengantar anak ke 3 kembali ke Pondok Pesantren Mambaus Sholihin des...